20 Februari 2010

New Game, New Mind, and New Skill... Then Make New Score



Rahasia keberhasilan dan kemajuan adalah selamatkan sesuatu dari setiap kemunduran.

Ada  5 pedoman untuk membantu mengubah kemunduran menjadi kemajuan :
  • Pelajari kemunduran untuk melicinkan jalan menuju keberhasilan.
  • Miliki keberanian untuk menjadi kritikus diri sendiri yang konstruktif
  • Berhenti menyalahkan nasib
  • Gabungkan ketekunan dengan eksperimen
  • Ingat ada sisi baik dalam setiap situasi
Mengkritik diri adalah konstruktif. Tindakan ini membantu untuk mengembangkan kekuatan pribadi dan efisiensi yang diperlukan untuk sukses. Jangan melarikan diri dari kekurangan. Cari tahu kesalahan dan kelemahan anda, kemudian perbaiki.

Salah satu kelemahan yang paling mendasar dalam diri saya adalah pengelolaan waktu.

Mengelola waktu adalah masalah klasik yang selalu dihadapi oleh siapapun yang ingin selalu lebih produktif, efektif, sekaligus lebih efisien. Sayangnya kita sering membuang waktu ketika membicarakan waktu. Waktu adalah komoditas yang abstrak. Ia akan terus berlalu dan tidak akan pernah kembali.


Yang saya alami selama ini adalah saya merasa sibuk sepanjang hari tetapi kemudian pulang dengan perasaan tidak mengerjakan apa-apa. Dan penyakit yang paling utama adalah suka menunda pekerjaan.
Sehingga dua hal itulah yang perlu diperbaiki dalam waktu dekat ini. Hal itu membutuhkan disiplin diri dalam melaksanakannya.

Suka Menunda (sumber http://www.hudzaifah.org/Article539.phtml )
Kebiasaan menunda memang tidak mudah ditinggalkan. Ia bak monster pelahap waktu dalam diri sendiri. Belajar dan latihan sejak sekarang adalah solusinya. Bila tidak, kita akan selalu berada pada kondisi kritis, melakukan pekerjaan terburu-buru karena desakan waktu, kehilangan fokus dan prioritas, bahkan sangat mungkin Anda mengalami distress.

Saran praktis:
Pertama, latihlah diri Anda terbiasa melakukan pekerjaan prioritas, tapi relatif kurang menyenang. Bila selesai berilah penghargaan pada diri Anda ( misalnya istirahat, rekreasi, dan lain-lain). Setelah itu lakukan pekerjaan yang Anda sukai.
Kedua, biasakan memiliki agenda atau time schedule dan berusaha untuk komit atas rencana yang telah dibuat. Kunci untuk menetapkan prioritas dalam bekerja adalah menanyakan pada diri sendiri apa untungnya bagi saya melakukan hal ini? Apa hubungannya dengan sasaran jangka panjang?
Ketiga, membuat prioritas dan waktu (deadline). Perlu dipahami bahwa membuat prioritas berarti kita membuat tingkatan kepentingan (grade of importance) dari masing-masing aktifitas yang harus dilaksanakan. Sebagian orang mengartikan prioritas sebagai memesan jumlah waktu untuk menyelesaikan tugas tertentu. Buatlah prioritas setiap harinya dan dirinci setiap jam. Lakukan yang terpenting terlebih dahulu. Jika Anda anggap semua penting, menunjukkan tidak ada yang penting.

Pikiran yang tidak dilatih untuk melakukan "one at time" tidak akan menghasilkan kepuasan maksimal. Apapun profesi kita, kalau kita tidak memberikan segenap pemikiran, hasrat dan upaya yang kita miliki hasilnya umumnya hanya akan rata-rata.

Oleh karena itu mulai saat ini saya harus menentukan prioritas dalam kehidupan saya.
Inti dari penentuan prioritas adalah tingkat pentingnya sebuah pekerjaan dan tingkat urgensinya. Dibagan ini, ada bagian yang penting dan mendesak, penting - tidak mendesak, mendesak - tidak penting dan tidak penting – tidak mendesak.


Seperti dalam bagan tersebut diatas, disarankan untuk memprioritaskan hal-hal yang penting dan mendesak, lalu disusul oleh hal-hal mendesak walau tidak penting, diikuti hal-hal yang penting walau tidak mendesak. Berikutnya, tinggalkan semua sampah dan pengganggu pada bagian yang tidak penting dan tidak mendesak.

Untuk saat ini hal yang menurut saya termasuk hal tidak penting dan tidak mendesak di antaranya adalah :
1. Menonton televisi
2. Memasuki online forum, seperti facebook, friendster, dan berbagai online forum lainnya
3. Mengobrol untuk hal-hal yang tidak bermanfaat
Saat ini saya harus memprioritaskan diri pada hal-hal yang penting dan mendesak, demi kemajuan dalam kehidupan di masa depan.
"Only I can change my life. No one can do it for me." - Carol Burnett-


Kata kuncinya adalah Fokus dan Disiplin Diri....

19 Februari 2010

Memulai Hari Yang Baru

SESUATU AKAN TERJADI - mungkin dalam beberapa hari - yang akan mengubah dunia anda. Namun anda belum dapat melihatnya. Anda tidak tahu apa itu. Namun, sesuatu itu ada di sana, bergulir menuju anda tanpa bisa dihentikan, ditakdirkan untuk menempatkan anda pada posisi yang tidak anda harapkan. Bisa terjadi cepat atau lambat - tetapi PASTI AKAN TERJADI.

Mendapatkan pertanyaan seperti itu, muncul pertanyaan dari dalam diri.
Apakah aku siap? Apakah kejadian atau hal tak terduga itu akan memperburuk keadaan dengan membuatku merasa kehilangan kendali? Ataukah aku akan melihatnya sebagai peluang kreatif baru yang akan membawa anda ke tingkat ekspresi dan kontribusi selanjutnya?
Bagaimana aku mempersiapkan diri untuk menghadapi kejutan yang akan diberikan oleh pengalaman baru itu?

Setelah lama berdialog dengan diri, muncul jawaban yang sudah kuduga sebelumnya.
Aku belum siap... Aku tidak tahu apa yang bisa diperbuat keadaan itu terhadap diriku.
Kenapa? Karena aku terlalu terlena pada posisi nyaman yang selama ini kurasakan. Kurangnya disiplin diri, selalu menunda-nunda hal yang seharusnya segera kukerjakan. Semua rencana program yang sudah aku susun tertunda karena alasan yang aku reka-reka sendiri. Kebodohanku ini akan membawa akibat yang akan merugikan aku sendiri di masa depan.
Setiap hari aku kelihatan sibuk dan lelah, tapi ternyata aku tidak memperhitungkan tingkat prioritas pekerjaan yang aku kerjakan. Ternyata aku sibuk mengerjakan hal-hal yang aku anggap penting, tapi tidak mendesak untuk dikerjakan. Padahal ada hal lain yang penting dan sangat mendesak untuk segera diselesaikan.

Semakin dalam aku menyadari kesalahan ini, aku semakin takut akan hasil panen yang akan kupetik di masa depan nanti. Tapi aku sadar semua ini adalah tanggung jawabku. Aku bersalah atas segala hal yang telah aku perbuat terhadap diriku sendiri, yang bahkan akan berdampak pada orang-orang yang aku cintai.

(Menarik nafas dalam 2, 3 kali sehingga pikiran, perasaan dan hati ini selaras, lalu aku berkata kepada diri....)

Ya, dalam hidup ini, aku telah berbuat kesalahan...
Ya, dalam hidup ini, aku telah berbuat kekeliruan...
Ya, dalam hidup ini, aku mungkin saja tergelincir...
Karena aku manusia yang masih terdiri dari daging dan darah.
Yang mungkin sekali bisa salah...
Yang mungkin sekali bisa keliru...
Yang mungkin sekali bisa tergelincir...
Yang terpenting adalah :
"Mohon ampun kepada Sang Pencipta dan akui bahwa akulah yang salah...

Aku meminta maaf pada diri ini, atas segala yang telah kuperbuat padanya...
Aku minta tolong padanya untuk terus mendukung aku, saling bekerja sama untuk kemajuan diri bersama...
Ingatkan di saat aku berbuat kesalahan, dukung aku untuk berbuat yang terbaik...

Yang penting adalah selalu eling, mawas diri akan apa yang telah diperbuat, kemudian terus bergerak maju untuk melakukan perbaikan...
Untuk ke depan, aku akan menghilangkan segala rasa malas, segala penundaan, aku harus bangkit dan berjuang demi perbaikan....

Lebih baik untuk diri sendiri...
Lebih baik untuk keluargaku...
Lebih baik untuk orang yang aku cintai...
Lebih baik untuk saudaraku...
Lebih baik untuk sahabatku...
Lebih baik untuk orang lain...
Lebih baik untuk lingkunganku...

Langkah yang harus aku ambil secepatnya :
Program Pembenahan diri yang telah aku buat sebelumnya, segera dilaksanakan, dan sudah dimulai sejak hari ini...
Proyek-proyek kerja yang sedang dalam proses saat ini segera di lanjutkan, dengan memperhitungkan aspek prioritas dalam penggunaan waktu. Agar pekerjaan dapat dilakukan secara efektif dan efisien sehingga dalam mencapai hasil yang memuaskan.

Ya Allah, ampunilah segala kesalahan yang telah aku perbuat. Ridhoilah segala langkah yang aku lakukan dalam kehidupanku ini. Berilah kemudahan, berilah kejernihan hati dan pikiran, berilah petunjuk agar aku bisa melakukan yang terbaik yang sesuai dengan apa yang Engkau harapkan. Kasihi dan sayangilah hamba-Mu ini Ya Allah...
Dengan segala kemantapan hati, aku memulai hari ini dengan menyebut nama-Mu dalam setiap langkah perbuatanku ya Allah... Bismillaahirrahmanirrahiim....

"Hiduplah Sukses Menurut Penilaian Allah, bukan Penilaian Manusia"

01 Januari 2010

Happy New Year 2010

Happy New Year 2010...
Posting pertama di tahun 2010

Memulai hari pertama ini dengan semangat tinggi, dengan banyak keinginan untuk memulai kebiasaan baru yang membangun, dengan banyak target yang ingin di capai dalam satu tahun ke depan...
Supaya tidak bingung aku akan memulai dengan kebiasaan utama yang ingin ku capai dulu... Soalnya menurut para mentor kebiasaan akan efektif kalo dimulai dengan 1-3 kebiasaan untuk 30 hari ke depan, secara utuh hari demi hari, tidak boleh terputus di jalan.
Apabila terputus ya hitungan harus di mulai lagi dari hitungan awal (hari pertama).
3 kebiasaan yang ingin aku bentuk untuk 30 hari ke depan :
1. Memperkuat ibadahku, yaitu sholat 5 waktu secara rutin, gak boleh ada yang bolong-bolong, di tambah sholat tahajud dan dhuha.
2. Bangun pagi jam 03.30. Jam berapapun tidurnya, harus bisa terbangun tidur jam segini.
    Kalau kebiasaan yang ini mungkin harus di bangun secara bertahap, karena posisi aku sekarang bangun jam 05.00, jadi mungkin harus di bagi dalam 3 tahapan yaitu 04.30, 04.00 dan 03.30.
3. Berolahraga setiap hari. Aku memilih olahraga pernafasan dan kelenturan.
    Di selang seling biar tidak bosan. Jadi olahraga pernafasan yang tepat 2-4-1 dilakukan sehari 3 kali dan masing-masing 10 kali hitungan. Kemudian olahraga Yoga dan Chi Kung.

3 hal di atas adalah 3 kebiasaan yang ingin aku bentuk di bulan-bulan awal 2010. Kemudian target yang ingin aku capai dalam waktu dekat di tahun 2010 (yang utama), karena detailnya harus dibuat goal setting map. Yang sampai hari ini belum aku buat karena keterbatasan waktu. Insya Allah dalam beberapa hari ke depan itu harus selesai dibuat.
1. Usaha toko Aljas dapat berjalan dengan maksimal, termasuk bengkel dan cucian motornya.
    Dalam bulan Januari ini aku pasang target 3.000.000 per hari, karena ini toko baru dan harus dalam masa perkenalan terlebih dahulu. Ini target untuk toko besinya.
    Untuk bengkel dan cucian motornya harus aku pelajari dulu dalam beberapa hari ke depan.
    Disamping itu toko ini juga harus segera di buat sistem, agar operasional bisa running tanpa aku harus terikat di dalamnya. Sistem sedang di bangun dan ingin agar segera bisa berjalan dengan baik.
2. Punya usaha kuliner, yang bisa di franchise kan dengan segera.
3. Bisa menikah di pertengahan tahun 2010.
4. Bisa naik haji di akhir 2010, menjelang 2011. Atau minimal bisa menaik hajikan ayah.

Jurnal-jurnal harian harus tetap dikerjaan, sebagai sarana pendukung semua hal tersebut di atas :
1. Jurnal pagi hari
2. Jurnal refleksi diri (malam hari) + Jurnal syukur
3. Jurnal perbaikan mingguan
4. Catatan emosi, alokasi waktu harian (dalam tahap pembelajaran).
Ke 4 jurnal itu sangat diperlukan dan saling mendukung. Agar semua usahaku bisa terukur dan terencana dengan baik. Tanpa hal tersebut maka aku seperti jalan di gelap donk...
5. Terus melakukan goal setting, visualisasi dan afirmasi dengan cara yang benar.
6. Meditasi, tafakur atau apalah istilahnya, untuk mulai berkomunikasi dengan diri sendiri.
7. Terus belajar melalui buku, cd, seminar dll, untuk meningkatkan pengembangan diri.


 Untuk selanjutnya, seluruh proses pengembangan diri maupun usaha di tahun 2010 ini, aku sebut dengan Program "Raising to The Top".
Semoga bisa terlaksana dengan baik dan sesuai dengan harapan dan impian ku untuk menjadi manusia yang lebih baik di hadapan Sang Pencipta... Amin...

Renungan di hari pertama 2010

Di dunia tidak ada yang pasti
Termasuk waktu yang kita jalani
Waktu bersifat relatif
Waktu yang semu
Karena yang kita punya sebenarnya adalah saat ini.
Saat yang lalu adalah kenangan dan saat di depan masih berupa mimpi dan harapan.
Kita tidak pernah tahu apakah beberapa menit yang akan datang masih bisa menikmati udara dunia yang indah ini
Saat inilah kehidupan kita yang sebenarnya
Kehidupan yang sangat singkat
Kehidupan yang akan lebih mudah bila dijalani tanpa beban yang harus dipikul
Tinggalkan segala beban masa lalu dan beban harapan di masa depan
Hadapi saat ini dengan penuh keikhlasan dan rasa syukur
Nikmati dan fokus pada kekinian
Lakukan segala hal yang kau lakukan di saat ini dengan sepenuh hati
Hidupi kehidupanmu saat ini
Niscaya kau akan terlahir sebagai manusia yang baru di setiap saat di kehidupanmu...
Kata kuncinya adalah Ikhlas, Bersyukur dan Mengada...


(Aljas Hammar Abdullah, 1 Januari 2010, di ruang kerja Toko Besi Aljas)

Salam Bahagia...
Hammar